Ada Apa Dengan Lurah Pondok Bahar? Berijazah Palsu Lolos Jadi RW

TANGERANG KOTA – Pemilihan calon RW 02 Kelurahan Pondok Bahar Kota Tangerang  diikuti 3 calon yaitu 1. Ikhwan Utama,S.Kom 2.Acep dan 3.Nimar Irawan. Adapun persyaratannya berijazah minimal SLTP, memiliki kartu tanda penduduk di lingkungan RW 02 dan sudah berkeluarga.

Setelah pemilihan selesai,  pemenang dengan suara terbanyak adalah Nimar Irawan beda tipis dengan incumbent  Ikhwan Utama,S.Kom.  Beberapa media dan LSM turut memantau acara ini.  Dan ditemukan banyak keganjilan, di antaranya pemilih ganda dan bukan warga RW 02 mendapatkan undangan.

Dari hasil temuan itu, maka media dan LSM  bergerak. Laporan dari beberapa warga bahwa banyak pemilih double, bujangan yang seharusnya tidak punya hak pilih namun bisa memilih. Bahkan kami mendapatkan lagi ada kejanggalan lain yaitu ijazah yang digunakan salah satu calon RW (Nimar Irawan). Ijazah yang digunakan dari SMP Muhamadiyah 36 Cipondoh, namun Kepsek membuat surat pernyataan bahwa nomor induk tersebut atas nama Basmin.

Mendapat temuan tersebut,   tim media langsung menemui ketua panitia Muhasan (seorang guru). Saat dikonfirmasi dengan nada marah dia berkata “Semua itu kami sudah serahkan segala urusannya ke pak lurah”.

Kami pun pergi ke Lurah Pondok Bahar, tapi lurah tersebut selalu sembunyi,  tidak mau ditemui bahkan dihubungi  via telpnya tidak digubris. Melihat kejadian ini dapat disimpulkan adanya dugaan kerjasama antara beberapa panitia dan ketua panitia melakukan pelanggaran hukum. Hal ini bisa dibuktikan dari daftar pemilih tetap (DPT), selain itu semua RT merangkap panitia yang seharusnya tidak boleh. “Tolong bapak Walikota Tangerang ambil tindakan tegas. Dari tingkat rendah saja sudah melanggar hukum bagaimana ke depannya nanti.” #team

Related posts