Adat Lampung Nyeruit Harus Dilestarikan

Jakarta – Ketua panitia pelaksana Halal Bihalal dan Silahturahmi KSJ Ibnu Hasan menjelaskan, Nyeruit Balak ini adalah salah satu tradisi adat di Lampung dengan menyediakan makan prasmanan lengkap beserta lauk pauk dan tak lupa sambal aneka rasa khas Lampung untuk disantap bersama.

Ibnu yang juga menjabat sebagai Asdep Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga juga tak lupa menyampaikan pesan Menteri Pemuda dan Olahraga bapak Imam Nahrawi selaku warga Lampung dengan gelar adat Raja Marga Alim. Menpora menurutnya sangat mendukung kegiatan yang digelar KSJ sebagai salah satu cara guna mempererat Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui budaya daerah sebagai alat penersatu.

“Makan bersama atau Nyeruit Balak ini adalah salah satu tradisi masyarakat Lampung yang bertujuan untuk menjalin silahturahmi, keakraban dan untuk saling mengenal antara keluarga besar serta juga srbagai salah bentuk KSJ untuk melestarikan budaya sebagai bagian menjaga keutuhan bangsa, “kata Ibnu di Anjungan Lampung TMII, Jakarta Timur, Sabtu (12/8/2017).

Ketua umum KSJ Kadarsyah Tarmizi menyatakan, kegiatan silahturahmi dan halal bihalal ini rencananya akan dilakukan setiap tahun dengan melibatkan seluruh keluarga besar KSJ di Jabodetabek.

Marga Sungkai Lampung terdiri dari 7 Kebuwayan atau keturunan besar yaitu: Buway Indor Gajah, Buway Salembasi, Buway Perja, yang ketiganya anak Putri Silimayang, Buway Harayap, Buway Liwa, Buway Dibintang, Buway Semenguk.
Halal bihalal ini dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina KSJ, para Tetua adat yang datang dari Lampung.

Penulis : Ferry Marinus

Editor & Publish : Eny

Related posts