BNNP Kalbar Kembali Tembak Mati Bandar Besar Narkoba Asal Malaysia

Pontianak – BNNP Kalbar terus melakukan perburuan sengit terhadap para pengedar Narkoba di daerah ini. Tanpa ampun penindakan tegas terus dilaksanakan bahkan sampai penembakan yang berujung kematian, namun hal tersebut sama sekali tidak membuat jera para pelaku untuk tetap menjalankan bisnis barang haram perusak generasi bangsa ini.

Sabtu (18/11)  tim khusus BNNP Kalbar kembali menembak mati seorang warga Negara Malaysia berinisilal AT. Bandar besar dari negeri jiran ini meregang nyawa setelah diterjang timah panas petugas karena melakukan perlawanan.

Kepala BNNP Kalbar Brigjen Pol Nasrullah dalam siaran persnya membenarkan hal tersebut. Bahwa pihaknya telah menembak mati seorang warga Negara asal Malaysia yang ditengarai merupakan seorang bandar besar narkoba berjenis sabu.

Menurut Nasrullah pihaknya telah melakukan pengintaian terhadap jaringan Internasional AT ini sejak Rabu (15/11). Berkat koordinasi dengan semua pihak termasuk Bea Cukai akhirnya AT berhasil ditangkap pada Sabtu (18/11) di Entikong. Saat dalam perjalanan menuju Pontianak yang bersangkutan melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga ditembak mati.

Selain menembak AT, pihak BNNP Kalbar juga menangkap  FD, UD dan HS, ketiga orang ini merupakan rekan AT. Kata Nasrullah.

Nasrullah juga menjelaskan, target operasi penangkapan AT dan rekannya berawal dari informasi yang diterima BNNP Kalbar  bahwa kelompok AT akan membawa sabu sebanyak 10 kg, namun dalam penangkapan tersebut petugas hanya mendapatkan sabu seberat 3 kg dari tersangka HS. Namun dari keterangan para tersangka mengarah kepada AT selaku pemilik barang haram tersebut.

Terkait ditembaknya AT selaku warga Negara Malaysia pihak BNNP Kalbar telah melakukan koordinasi dengan kedutaan yang ada di Pontianak. Koordinasi dan pemberitahuan tersebut telah disampaikan dalam bentuk surat resmi, dan jenazah AT saat masih berada di RS Sudarso Pontianak, pungkas Nasrullah. (Nasir)

Related posts