Bupati Lamsel Silaturahmi dan Memberi Alsintan Pada Kelompok Tani

Lamsel – ┬áBupati Lampung Selatan Dr.H.Zainudin Hasan, M,Hum Selasa 29/8 bersilaturahmi dengan warga masyarakat tani, dan Kelompok Tani dalam wilayah Kecamatan Way Panji, serta menyerahkan bantuan Alsintan (Alat Mesin Pertanian), kepada para Kelompok Tani di beberapa Kecamatan yang ada di Lampung Selatan.

Ket foto.Bupati Lamsel Panen Raya Jagung di Kec.Way Panji.

Acara digelar di Lapangan Bola Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji dihadiri Forkopimda Kab. Lampung Selatan, Kabid Tanaman Hortikultura, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Provinsi Lampung Ir. Muverdi, Ketua KTNA Prov. Lampung Kaslan, Kepala BPTP Prov. Lampung, Nina Mulyanti, SKPD Pemda Kab. Lamsel, dan Camat Way Panji, Isro Abdi, SE, Para Kelompok Tani. Dalam sambutannya Zainudin Hasan mengatakan,”Turun lapangan seperti ini saya bisa melihat kondisi masyarakat, dan mendengarkan langsung keluhan nya, dari pada duduk-duduk saja. Acara turun lapangan seperti ini sangat saya sukai, karena saya bisa melihat kondisi dan keluhan masyarakat dalam bidang pertanian,” ujarnya.

Bupati juga meminta kepada para Kepala Dinas agar membantu para petani, karena ia ingin melayani masyarakat.
“Untuk yang mendapatkan bantuan jangan ada rasa memiliki, karena alat ini bersifat bantuan yang harus di pergunakan bersama-sama. Ia meminta agar alat ini dirawat dan dijaga agar bisa bermanfaat. Adapun pemberian Alsintan (Alat Mesin Pertanian) Kepada Kelompok Tani yang ada di Kec. Way Panji, Sidomulyo, Candipuro dan beberapa Kecamatan lainnya berupa ; 15 Unit hand traktor, 27 unit pompa air 27 unit Rice Transplanter 5 unit Corn Transplanter, 56 unit Hand splayer . Sebelum menyerahkan bantuan terlebih dahulu bupati melakukan Panen Raya Jagung di Way Panji, lebih jauh Zainudin mengatakan;”Kalau mempergunakan mesin Alkon biayanya juga lumayan besar, masyarakat menginginkan bantuan sumur bor yang berkapasitas 2 atau 3 Ha. Maka kalau masyarakat saat ini satu kali panen se-tahun, dengan adanya bantuan sumur bor kepada masyarakat ini tentu bisa meningkat 3 kali lipat, jadi jika satu Ha bisa 7 atau 8 Ton, maka dalam satu tahun minimal 16 S/d 24 ton hasil panen, dan ini tentu mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Inilah salah satu untuk menanggulangi kerawanan sosial, kalau tidak ada keamanan dengan ekonomi yang baik orang pasti aman.
Mengenai harga Zainudin mengatakan ada jaminan dari Pemerintah, jadi cukup bagus kalau untuk jagung, kecuali singkong, karet dll. Memang naik turun harganya tapi tidak dijamin oleh Pemerintah, tapi kalau jagung termasuk padi aman itu. Maka untuk di Lampung Selatan tanamlah jagung dan padi, kalau gak ada yang beli nanti Pemda kerja sama Swasta untuk siap menampung hasil panen. Masalah pupuk memang salah satu kendala, kemarin kita rapat dengan BPD dan Komite 1 bersama Pak Menteri Pertanian, saya minta agar dirubah, Distributor Pupuk Produsen yang menunjuk, kita minta Pemda dilibatkan juga supaya nanti bisa sinergi dengan pihak Swasta, untuk menyiapkan permodalannya, atau per BANK an bisa memberikan bantuannya. Kalau sekarang kita tidak berdaya, konsepnya bagus namun, secanggih apapun sistem tidak berjalan kalau pola pikirannya gak dirubah, itu yang paling penting. Saya berharap sudah bicara dengan Menteri, kebijakan siapa lagi kalau gak Pak Menteri yang merubahnya, tutur Zainudin. Acara dilanjutkan dengan penyerahan Alsintan kepada Kelompok Tani.

Penulis : Parminto

Editor & Publish : Eny

Related posts