Dinas PUPR Tutup Mata…Proyek Tugu Juang Jambi Terkesan Dikerjakan Asal Jadi

Kota Jambi – Seratus pejuang Jambi gugur melawan Agresi Militer II oleh Belanda yang terjadi pada 19 September 1948 yang diabadikan menjadi sebuah Monumen yaitu Monumen Tugu Juang Jambi yang terletak di kawasan Simpang Tiga Sipin, saat kita melakukan perjalanan dari arah mudik yang akan menuju kawasan sipin akan terlihat tegar monumen itu, itulah sejarah perjuangan Pahlawan Jambi.

Tugu Juang Jambi yang didirikan pada tanggal 5 Januari 1984 yang bertujuan untuk menghormati jasa para Pejuang Jambi yang diresmikan oleh Gubernur pada saat itu Masjchun Sofwan yang menjabat dari tahun 1979 – 1989.
Tugu yang menggambarkan perjuangan pejuang Jambi yang ditata menjadi taman untuk mengingat jasa para pahlawan Jambi bagi masyarakat yang melewati kawasan itu sehingga membangkitkan semangat untuk menjaga kampung halaman Jambi yang tercinta dalam bingkai NKRI yang kita cintai.

Taman di sekitar Tugu Juang dan juga tugu juang yang selalu dijaga dan dirawat oleh Pemerintahan Provinsi Jambi yang terakhir dilakukan perawatan dan diperindah di tahun 2017 digelontorkan dana sebanyak Rp. 2,9 Miliar, dana dimaksud untuk perawatan dan memperindah tapi teryata dalam pekerjaannya tidak menghasilkan yang maksimal dan terkesan asal jadi.

Dari pantauan yang dilakukan Tim Investigasi LSM BIDIK yang didampingi dari crew NusantaraNews ke lapangan menemukan beberapa pekerjaan yang terdiri dari Pembuatan Bacaan Tugu Juang, Taman, Piramida, Pompa Bor dan Instalasi Listrik serta Pengecatan Pagar semua DIKERJAKAN TERKESAN ASAL JADI, (15 – 01 – 2018).

“Duit yang dianggarkan 2,9 miliar untuk perawatan dan memperindah tugu juang dan asesoris lainnyo teryato diluar yang diharapkan, kenapo jadi macam gini”,ujar tim LSM BIDIK.
KEMBALI KITA PERTANYAKAN KINERJA DARI DINAS PUPR PROVINSI JAMBI BIDANG CIPTA KARYA, APAKAH KEPALA DINAS DAN JAJARAN DARI PUPR TIDAK MEMILIKI KOMPETENSI ATAU TUTUP MATA DENGAN PEKERJAAN ITU ATAU SUDAH DAPAT JATAH DARI YANG MENGERJAKAN PROYEK TERSEBUT SEHINGGA PROYEK ITU TERLIHAT DIKERJAKAN ASAL-ASALAN?…GUBERNUR JAMBI DIHARAPKAN UNTUK KEMBALI MENINJAU KOMPETENSI DARI JAJARAN PUPR, JIKA TIDAK ADA KOMPETENSI KENAPA HARUS DIPERTAHANKAN, JANGAN SIA-SIAKAN UANG RAKYAT.

Tidak ada rasa untuk merasakan perjuangan Pahlawan yang mempertahankan tanah kelahiran kita ini dari proyek yang dikerjakan terlihat cuek dengan sejarah yang seharusnya disesuaikan pekerjaannya sehingga akan terlihat cantik dan gagah menimbulkan kebanggaan bagi masyarakat Jambi tapi kenyataannya jauh dari apa yang diharapkan.

Tim Investigasi LSM BIDIK dan crew NusantaraNews mendatangi dan menghubungi lewat telepon seluler pihak Dinas PUPR Bidang Cipta Karya tapi pihak terkait tidak bisa dihubungi.(Achmadi)

Related posts