Dinkes Tangsel Berbenah Diri Tingkatkan Pelayanan

Tangsel – Kesehatan sangat mahal harganya. Untuk mendapatkan pelayanan kesehatan diperlukan sinergitas semua pihak. Selain pentingnya arti kesehatan, dibutuhkan peran semua pihak yang berkaitan dengan dunia kesehatan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel berupaya terus tingkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat seperti sarana prasarana, fasilitas dokter, perawat hingga Akreditasi Standar Operasional Prosedur (SOP) sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah pusat demi pelayanan yang semakin baik.

Dijumpai di ruang kerjanya, Jumat (15/09/2017) Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan Kota Tangsel, dr Suhara Manulang kepada awak media mengatakan, pelayanan kesehatan di Tangsel dilakukan bertahap mulai puskesmas hingga RSUD. Sedangkan jumlah puskesmas di Tangsel ada 29, dimana 21 puskesmas sudah perawatan dan lainnya non perawatan.

“Puskesmas itu yang utamanya adalah preventif dan promotif, ada juga beberapa puskesmas yang masuk UKP (Upaya Kesehatan Perorangan) dan saat ini kita lebih mendorong ke arah UKM (Usaha Kesehatan Masyarakat) untuk kedepannya.”katanya.

“Jadi era sekarang adalah era JKM dan kita bersyukur di Tangsel model pembayaran ada e-ktp dibiayai oleh pemkot Tangsel secara gratis untuk berbagai bentuk tingkat pelayanan kesehatan di puskesmas dan RSUD. Karena di Tangsel ada 3 jenis model pembayaran yang umum yaitu, e-KTP, BPJS dan JKM,”jelasnya.

Langkah ke depan, kata Plt Dinkes Suhara, untuk dapat optimal dan maksimal perlu ditunjang dalam berbagai hal, baik SDM, sarana prasarana dan obat – obatan. Tapi tidak kalah pentingnya adalah peran Dinas Kesehatan untuk terus membina puskesmas secara optimal.

“Yang akan kami lakukan adalah bagaimana secara berjenjang kita melakukan suatu bentuk pembinaan baik individu mulai Kepala Puskesmas, Tata Usaha ,Keuangan dan termasuk rekan seprofesi dimana kompetensinya juga akan kita tingkatkan karena bagaimanapun managemen puskesmas harus kita benahi juga.”ungkapnya.

Lanjutnya, secara akreditasi yang menjadi satu syarat utama di era JKM, maka Puskesmas yang sudah akreditasi ada 7 puskesmas dan 6 lagi sudah dilakukan penilaian surveyor. Semoga bulan Nopember 2017 akan ada 5 puskesmas yang dilakukan akreditasi. Sehingga ke depan secara bertahap seluruh puskesmas di Tangsel sudah ter-akreditasi.

Dijelaskan secara indikatornya derajat kesehatan semakin meningkat di Kota Tangsel, ini dapat dilihat dari segi angka kematian ibu, kematian bayi, meningkatnya umur harapan ibu, status gizi dan lainnya.
Tapi yang menjadi perhatian kita adalah secara umum, kata Suhara lagi bagaimana masyarakat Tangsel dapat terlayani pelayanan kesehatannya secara keseluruhan.

Plt Dinkes Suhara Manulang jelaskan bahwa Walikota Airin juga akan menambah sarana kesehatan salah satunya akan dibangun dua lagi RS type C. Dan kemudian di tiap kecamatan akan digagas menjadi Puskesmas Unggulan.
“Puskesmas yang ada disekitarnya menjadi satelitnya sehingga secara berjenjang bisa nanti masyarakat yang membutuhkan pelayanan secara UKP atau perawatan, pengobatan dan juga secara medis dapat dilakukan di puskesma itu,”pungkas dr Suhara Manullang selaku Plt Dinkes Tangsel.

Penulis : Uthe

Related posts