Kades Pasirsari Melaporkan Pertanggungjawaban APBDes TH 2017

Bekasi – Warga desa Pasirsari Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi Jumat 22/02/2018 sekira jam 09.30 WIB sudah memenuhi Aula Desa Pasirsari untuk mendengarkan laporan pertanggungjawaban Kades Pasirsari terkait Pendapatan Asli Desa (PAD) tahun 2017 yang memang setiap akhir tahun rutin dilaksanakan.

 

Agenda laporan pertanggungjawaban yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Pasirsari dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, BPD, BUMDes, Babinkamtibmas, LPPM yang mewakili manajemen Jababeka, Karang taruna dan perwakilan PT. Ferro Mas Dinamika.

Dikatakan H. Lamjah Hertansyah Kades Pasirsari, terkait pertanggungjawaban uang itu tidak mudah, karena harus transparan dan harus disaksikan oleh tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda serta pihak perusahaan seperti saat ini.

“Ini yang saya pertanggungjawabkan uang APBDes dari perusahaan, karena ini bukan APBD bukan APBN bukan Banprov yang pertanggungjawabannya melalui SPJ,” kata H. Lamjah di hadapan warga serta tamu undangan dari perusahaan di Aula Desa Pasirsari melalui layar in-focus Jumat 22/02/2018.

Dari 260 perusahaan lanjut H. Lamjah, yang masuk APBDes itu sebanyak 151 perusahaan, jadi kalau APBDes nya masuk semua, maka Pasirsari itu sudah layak menjadi desa mandiri. “Karena dari APBDes sudah mampu. Dan ke depan Pasirsari akan menjadi desa mandiri yang tidak menerima bantuan dari pihak manapun,” ucapnya, diiringi tepuk tangan warga serta tamu undangan dari perusahaan.

Lebih lanjut dikatakan Kades segudang prestasi, ke depan dirinya akan membuat pertanian dengan penanaman pohon di kawasan Jababeka yang tentunya bakal berkoordinasi dengan pihak Jababeka. Luas lahannya sekira 3000 meter persegi dari Jababeka dan anggarannya dari Dana Desa (APBN) sekitar Rp 270 hingga Rp 300 juta.

“Tentunya akan saya bahas dulu terkait status tanah biar jelas dulu, jangan sampai di kemudian hari ada pihak lain yang menggugat. Karena kalau saat ini BUMDes untuk mengembangkan semisal Alfamart menurut saya itu sudah ketinggalan,” paparnya melalui tayangan layar in-focus.

Di akhir pemaparan pertanggungjawaban, H. Lamjah Hertansyah mengucapkan terimakasih kepada PT. Ferro Mas Dinamika yang sudah peduli kepada anak yang tidak mampu dari mulai SD, SMP dan SLTA dalam bentuk beasiswa. “lni sebagai contoh bagi perusahaan baik yang ada di Jababeka atau pun di luar kawasan Jababeka,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Mukri pihak LPPM yang mewakili manajemen Jababeka sangat mengapresiasi pemaparan pertanggungjawaban Kades Pasirsari, ia mengatakan
Kades Pasirsari ini merupakan mentor dirinya dalam segi pengelolaan di lingkungan kawasan.

“Desa Pasirsari komitmen sekali terkait keamanan dan kenyamanan. Saya salut dengan pak lurah sangat piawai menginventarisir, makanya sangat banyak prestasi yang diraih Desa Pasirsari, bukan terbaik di tingkat Kab, Bekasi saja, tapi terbaik ke 5 di tingkat nasional, ini patut dicontoh bagi desa-desa lain yang ada di Kab, Bekasi,” terang Mukri.

Selanjutnya yaitu acara sesi tanya jawab, salah satunya yaitu H. Arnol Hidayat warga Kampung Tegalgede Kosambi RT 10/04 dirinya merasa salut dengan pemerintahan Desa Pasirsari yang berani melaporkan pertanggungjawaban pendapatan asli desa (PAD).

“Saya sangat salut pemerintahan desa ingin diaudit pendapatan asli desa, ini sangat langka sekali, disini dijelaskan cukup gamblang berapa pemasukan dan berapa pengeluaran termasuk penggunaannya pun cukup transparan,” kata H. Arnol seraya menyinggung sulitnya warga lokal untuk masuk kerja ke perusahaan.

Untuk menjawab keluhan tentang tenaga kerja yang disampaikan H. Arnol Hidayat, kesempatan untuk menjawab keluhan warga tentang sulitnya tenaga kerja untuk masuk ke beberapa perusahaan, dijelaskan Mukri LPPM Jababeka, menanggapi keluhan masyarakat terkait ketenagakerjaan, maka dirinya menyarankan agar di Desa Pasirsari giat mengadakan pelatihan.

“Tentunya kami mewakili pihak manajemen Jababeka siap mendukung, karena dengan adanya giat pelatihan ketenagakerjaan guna meningkatkan sumber daya manusia” terang Mukri.

KIWIL

Related posts