Lagi-lagi Bejat…..!! Seorang Ibu Tega Bunuh Bayi Yang Baru Dilahirkannya

Tangsel – Berdasarkan laporan warga berinisial (JL)  yang beralamat di Perumahan Mutiara Kedoya Kembangan Blok l, Polres Tangerang selatan melakukan penangkapan terhadap seorang wanita berinisial (Y)  alias YUNI,
(JL) selaku pemilik sebuah rumah makan di bilangan Pondok Aren Tangerang Selatan,  melaporkan  (Y) pekerjanya yang baru ia pekerjakan, karena (Y) melahirkan sendiri dan tega menghabisi nyawa bayinya sendiri dengan sadis di rumah makan miliknya,  kemudian mayatnya dibuang ke dalam tong sampah.

Pada tanggal 13 Januari 2018 sekitar jam 19.00 wib saksi menemukan mayat bayi yang telah meninggal dunia dalam keadaan leher terpotong yang  disembunyikan di dalam tong sampah sebuah rumah makan Bebek Janda di jln  Senayan Utama Blok HJ nomor 1A Pondok Aren Tangerang Selatan.

Hasil penyidikan team reskrim Polres Tangsel dalam hal ini Team Vipers mengungkap pelaku (Y) alias YUNI  yang bekerja baru beberapa bulan di rumah makan  sengaja mengaborsi bayinya dengan cara memijat-mijat perutnya dengan menggunakan minyak kayu putih yang memang sengaja ia siapkan dalam tas, tidak selang beberapa waktu kemudian lahirlah seorang bayi dari rahim pelaku, namun bayi tersebut tidak menangis, hanya terlihat kaki dan tangannya saja yang bergerak-gerak, karena takut hal ini diketahui orang lain kemudian pelaku yang berasal dari Daerah Lelogama NTT, kemudian mengambil sebuah pisau yang biasa ia gunakan untuk memotong sayuran untuk digunakan memotong ari-ari dan kemudian memotong leher bayinya hingga meninggal dunia.

Selanjutnya pelaku mengambil kantong plastik dan memasukkan bayinya ke dalamnya dan membuangnya ke tong sampah di rumah makan tersebut.

Kapolres Tangerang Selatan Akbp Fadli Widiyanto, SIK. SH. MHI menjelaskan dalam press release di mako Polres Tangsel memberikan keterangan kepada awak media bahwa pelaku baru beberapa bulan ini bekerja di rumah makan tersebut, namun pelaku sudah hamil sejak datang dari kampung halamannya NTT,  karena takut dan malu pelaku dengan sengaja melakukan aborsi dirinya sendiri hingga tega menghabisi nyawa anaknya yang baru ia lahirkan.

“Belum ada tersangka lain,  dan belum diketahui siapa bapak dari bayi tersebut, karena pihaknya masih mendalaminya, jelas Kapolres.

Berdasarkan laporan dan barang bukti yang disita berupa sebuah plastik warna hitam yang digunakan untuk membungkus bayi, sebuah pisau yang digunakan untuk memotong ari-ari bayi, tempat sampah tempat ditemukannya jasad bayi, botol minyak kayu putih, serta dua set baju yang digunakan pelaku pada saat melahirkan.

Pelaku akan dijerat dengan UU Pidana sesuai dengan perbuatannya
Pasal 80 ayat (3) dan (4) UU RI No.35 Tahun 2014 atas perubahan UU RI No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 75 ayat (1) dan (2) Undang Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman s/d 15 tahun.

“Besok kita akan mengundang psikolog untuk mengetahui sejauh mana kejiwaan tersangka, dan saat ini kami mohon maaf belum bisa memberikan kesempatan pada rekan-rekan media mewawancarai pelaku dikarenakan pelaku masih dalam keadaan shock berat” tutup Kapolres Tangsel. (Uthe)

Related posts