LATIHAN MENEMBAK ACU BIDIK PRAJURIT KOREM SANTIAGO, DIPANDU MANTAN ANGGOTA KOSTRAD

SULUT – UNTUK menunjang tugas pokok TNI, setiap prajurit dituntut bersikap profesional dan handal dalam mengemban tugas teritorial di Komando Kewilayahan. Untuk meningkatkan keprofesionalisme maka Korem 131/Santiago menggelar latihan acu bidik (Bidik kering) senapan laras panjang, di halaman upacara Mako Korem santiago, Sulawesi Utara (Sulut) pada Senin (05/02) usai apel pagi.


Danrem 131/Santiago melalui kepala penerangan Korem (Kapenrem) Mayor Inf. Fathan Ali mengatakan, untuk memberikan pemantapan, maka setiap prajurit mampu dan mahir menembak.
“Menembak adalah modal utama dalam melaksanakan tugas operasi dan berpeluang mendapatkan prestasi. Dengan memiliki prestasi menembak, seorang prajurit bisa berlanjut pada perlombaan menembak semua tingkatan. Untuk itu, setiap prajurit dituntut serius dan seksama mengikuti latihan Acu Bidik (Bidik Kering). Bila setiap prajurit mengikuti latihan dengan benar, niscaya sudah menjadi nilai plus dan prestasi digenggam Perwira, Bintara maupun Tamtama,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, penembak handal yang masuk seleksi latihan menembak triwulan itu akan diikut-sertakan dalam kegiatan menembak lanjutan utusan Kodam XIII/Merdeka.
“Latihan menembak Acu Bidik di triwulan kali ini yang dilaksanakan Datasemen Markas (Danma) Korem 131/STG. Para penembak akan dipandu dan diseleksi secara ketat agar berprestasi dan mendapatkan nilai plus. Di latihan menembak kali ini, para prajurit dipandu langsung Peltu Meifon Moniung selaku Bintara Pelatih Denma. Sebelum bertugas di Komando Kewilayahan Korem 131/Santiago, Peltu Meifon dipilih karena memiliki prestasi menembak sejak berdinas di Satuan Komando Strategi Angkatan Darat (Kostrad) beberapa tahun yang silam,” tandasnya.
(vendry)

Related posts