Polres Minahasa Gelar Pasukan Operasi “Pekat Samrat 2018”

MINAHASA – DALAM rangka Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan “Pekat Samrat tahun 2018”, Polres Minahasa melaksanakan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Apel Mako Polres Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) pada Kamis (15/02) pukul 08.00 WITA.

Apel gelar pasukan dipimpin langsung Kapolres Minahasa AKBP Christ Reinhard Pusung SIK dan Komandan Apel dibawa Kanit II Satuan Reskrim Polres Minahasa IPDA Yosimata JS Manggala STK sementara Perwira Upacara oleh Kasat Narkoba AKP Drs Frangki Ruru itu diikuti jajaran Polres Minahasa yang terdiri dari satu Peleton Sat Lantas, satu Peleton Sat Sabhara, satu Peleton Sat Reskrim dan Intel, satu Peleton Gabungan Staf Polres Minahasa disaksikan Waka Polres Minahasa, Para PJU Polres Minahasa, Para kabag, Para Kasat dan para Perwira, para anggota Polres dan Polsek jajaran serta Anggota Bhabinkamtibmas.

Dalam amanatnya, Kapolres Minahasa menyampaikan bahwa gelar pasukan Operasi Pekat digelar secara serentak di seluruh jajaran Polda Sulut.
“Apel gelar pasukan bermaksud untuk melihat sejauh mana kesiapan personil Polres Minahasa dalam melaksanakan Operasi Pekat Samrat 2018, melaksanakan cipta kondisi Pengamanan Pilkada Serentak tahun 2018. Baik kekuatan personil, kelengkapan peralatan dan sarana/prasarana serta kesiapan personil yang terlibat sebelum melaksanakan tugas di lapangan sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Polres Minahasa tetap Kondusif,” kata Kapolres.

Operasi Pekat 2018 dijadwalkan digelar selama 15 hari yang dimulai sejak 15 Februari s/d 01 Maret 2018. Adapun kekuatan yang dilibatkan dalam operasi tersebut berjumlah 40 orang yang diimbangi dari Polsek jajaran. Sementara sasaran dalam operasi tersebut lebih kepada penindakan pada penyakit masyarakat semisal pelaku perjudian, premanisme, senjata tajam (sajam), kejahatan jalanan dan minuman keras (miras) di wilayah hukum Polres Minahasa.

“Operasi Pekat Samrat 2018 dan Operasi Mantap Praja 2018 harus tetap dijalankan tanpa mengabaikan Pelayanan terhadap masyarakat. Diharapkan anggota harus bisa berkomunikasi dengan semua lapisan masyarakat,” tandas Pusung.
(vendry)

Related posts