Polres Minahasa Selatan Kawinkan 100 Pasangan Kumpul Kebo

Minsel – Suatu wujud kepedulian kepolisian negara Republik Indonesia terhadap program pemerintah, dalam hal ini berkaitan dengan catatan sipil, Polres Minahasa Selatan bersinergi dengan dinas kependudukan dan catatan sipil menggelar acara yang baru kali pertama dilakukan di Polres Minsel.
Sebanyak 100 pasangan calon suami istri mengikuti acara kawin massal yang diselenggarakan Polres Minahasa Selatan pagi tadi, Selasa (19/12), dihadiri langsung oleh Kapolres Minahasa Selatan AKBP Arya Perdana, SH,SIK,MSi, Wakil Bupati Minahasa Selatan Franky Wongkar, SH, dan segenap unsur pimpinan jajaran Forkopimda.

Acara kawin massal dalam rangkaian perayaan hari ulang tahun Polres Minahasa Selatan ke-12 yang diperingati pada tanggal 15 Desember kemarin. “Kawin massal diselenggarakan Polres Minsel bersama Bhayangkari Cabang Minsel bekerjasama dengan Dinas Catatan Sipil Pemkab. Minsel,” ungkap Wakapolres Kompol Prevly Tampanguma, SH.Dalam sambutannya, Kapolres menyatakan bahwa penyelenggaraan kawin massal ini merupakan salah satu program bakti sosial memperingati HUT Polres Minsel ke-12 untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas, mandiri dan taat hukum.“Kawin massal ini merupakan bentuk kepedulian Polres Minsel di bidang sosial kemasyarakatan dalam rangka mewujudkan ikatan suami istri yang sah, resmi serta untuk mewujudkan keluarga sebagai basis generasi berkualitas dan mandiri selaku unsur penting dalam program pembangunan nasional,” ungkap Kapolres. Acara kawin massal yang dilaksanakan di halaman utama Polres Minsel berlangsung meriah dirangkaikan dengan penyerahan akte nikah oleh Dinas Capil kepada seluruh pasangan suami istri dan diakhiri jamuan kasih bersama seluruh tamu dan undangan.
Salah satu pasangan yang turut serta dalam acara kawin massal ini yaitu Yanti Lolong umur 24 dan
Amelia Kangiras 15 sangat berterima kasih kepada Kapolres Minsel yang telah membantu mereka sehingga bisa melaksanakan dan ikut dalam acara kawin masal.”

Kami merasa sangat bahagia karena sudah bisa melakukan perkawinan dan langsung mendapat surat nikah tanpa kita harus bolak balik mengurusnya ” kata pasangan yang berasal dari desa Ranoketang tua kec. amurang, yang di ketahui sebagai pasangan termuda.***onal_m

Related posts