POLUAKAN : SAYA TIDAK PERNAH MENG-IYA-KAN MOTOR DINAS KEPALA DESA DI MINSEL DI PLAT HITAMKAN

Minsel – Untuk memperlancar tugas dan kinerja kepala-kepala desa yang ada di Minahasa Selatan propinsi Sulawesi Utara maka dibenarkan bahwa setiap kepala desa berhak memakai kendaraan dinas.

Kendaraan roda dua/motor yang digunakan para aparat desa/kepala desa mendapat sorotan oleh masyarakat, karena motor dinas yang dibeli dengan sumber dana bantuan pemerintah pusat lewat kementrian desa yang disalurkan oleh dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) ternyata motor dinas tersebut tidak memakai Nomor Polisi berwarnah merah yang artinya milik pemerintah, melainkan sudah di plat hitamkan atau nomor polisi warna hitam/milik pribadi.

Saat ini kendaraan dinas yang dipakai kepala-kepala desa yang ada di Minahasa Selatan bervariatif dari 110 cc sampai ke 150 cc dengan type dan merek yang berbeda-beda baik dari type motor bebek, matic, trail bahkan sampai ke motor sport alis Moge/motor gede.

Menurut salah satu warga asal Motoling yang tidak mau namanya disebut mengatakan bahwa keberadaan motor dinas oknum kepala desa di desa kami patut dipertanyakan , bahwa saat musyawarah desa yang disetujui adalah pembelian motor yang dibudgetkan kisaran 17 jutaan, sebagai masyarakat kami terkejut saat melihat motor yang di beli oleh oknum kepala desa, adalah jenis Trail dengan harga kisaran 30an juta dan dipasang plat atau nomor polisi warna hitam sedangkan nomor polisi yang warna merah dicabut tidak di pasang sehingga menimbulkan kecurigaan masyarakat bahwa kendaraan dinas tersebut akan dijadikan kendaraan pribadi oleh oknum kepala desa tersebut.

Saat dikonfirmasi Nusantara News, kepala desa inisial JS mengatakan bahwa hal ini sudah diketahui oleh kepala dinas PMD Minsel Drs. Evert Poluakan, bahkan kumtua tersebut menekankan bahwa hampir 70% kepala desa di Minahasa Selatan memakai kendaraan dinas/motor memasang Nomor Polisi Warna Hitam/ plat Hitam yang sudah di ijinkan oleh Kadis PMD.

Kepala dinas PMD Minahasa Selatan saat dikonfirmasi Nusantara News (24-01-2018) dengan tegas mengatakan bahwa hal tersebut tidak benar dan tidak pernah mengatakan kepada kepala desa untuk memakai nomor kendaraan dinas di Plat Hitamkan. Tutur Poluakan dengan nada tinggi, “Sekali lagi saya tegaskan bahwa saya tidak pernah mengijinkan kendaraan dinas kepala desa di plat hitamkan.”

Poluakan juga menambahkan bahwa dalan waktu dekat ini akan dilakukan apel kendaraan dinas semua hukum tua di Minsel seperti yang pernah dilakukan oleh dinas PMD waktu lalu. (Onal_m)

Related posts