Proyek Pembangunan Jalan 4 Km, Butuh Dana 7 M ?

Babel – Menjelang tutup tahun 2017 dan memasuki tahun 2018, Dinas PU PR tata Ruang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berencana akan melakukan peningkatan kondisi jalan milik Provinsi yang pada tahun 2017 mengalami rusak ringan. Sementara jalan yang di kategorikan masih bagus dan mantap hanya akan dipelihara melalui program pemeliharaaan rutin dan berkala.

Selain itu, Dinas yang membidangi infrastruktur jalan dan jembatan ini dalam tahun 2018 juga berencana akan membangun jalan Trans Bangka, Jalan Trans Belitung, Jalan dua jalur, jalan tingkat timur, Jembatan Bangka Sumatera dan Jembatan Teluk Kelebat. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Binamarga yang mewakili PU kepala dinas PU PR Bangka Belitung Yopi Wijaya, ST, MM,, pada wartawan belum lama ini kalau tidak ada aral melintang dalam kurun lima (5) tahun ke depan rencana itu akan terealisasi.

Dikatakan (Yopi) sapaan akrab kabid Bina Marga ini, jumlah panjang jalan yang ada di Provinsi ke-31 ini, adalah 1499,73 KM. Yang menjadi kewajiban Dinas PU PR sekitar 899 KM saja. Sementara sisanya adalah pihak lain yang menanganinya.

Dari 899 KM, jalan milik Provinsi itu 15% nya dalam kondisi rusak ringan, sedangkan sisanya 760 KM dapat dikatakan cukup baik dan mulus dan dapat dilintasi dengan sempurna. Untuk pengelola dan penanganan jalan yang rusak ringan, akan kita kelola dengan baik, melalui Program Peningkatan Jalan. Sementara jalan sudah bagus, tetap akan kita tangani lewat paket pemeliharaan rutin Jalan dan Jembatan, tegas Yopi serius.

Terpisah Kepala Dinas PU PR tata Ruang kabupaten Bangka Selatan, IR H.Ansori, ST, ketika disambangi koran NN, di kantornya mengatakan untuk pembangunan jalan dan jembatan Bangka Sumatera besar kemungkinan akan terwujud, sebab pada tahun 2017 Dinasnya telah membangun jalan yang Babel menuju Akses ke pembangunan Jembatan Bangka Sumatera sepanjang 30 KM. Menurut IR Ansori ST, Mantan kabid PU PR Babel ini pembangunan Jembatan Bangka Sumatera sangat penting selain untuk memajukan Provinsi Bangka Belitung, juga dapat memperlancar arus perekonomian dan angkutan barang dan jasa dan hal itu memang sudah lama di inginkan Ansori. Memperkirakan pembangunan Jembatan Bangka Sumatera dan dari segi pembiayaan daerah Permis Bangka Selatan dan dari segi pembiayaan dikatakannya panjang jembatan sekitar 13 KM saja. Melintasi ke laut, untuk estimasi biaya setiap satu kilometer akan menelan dana sekitar satu Triliun ( Rp 1T), pungkas Ansori.

Pantauan koran NN di lapangan, pada pembangunan dan pemeliharaan jalan lingkar timur Paket II milik Pemprov Babel melalui Dinas PU PR, bernomor kontrak 820 / 285 C/ PU PR BM / KONSL / APBD / 2017 / sebesar Rp 7.140.340.517,-dikerjakan PT. Karya Mulya Nugraha dengan panjang volume 4 Km, terlihat di lapangan tidak ada dari deteritor pekerjaan sebab proyek itu sudah selesai dikerjakan.

Saat dijumpai wartawan NN, masyarakat sekitar berpendapat bahwa kalau secara kasat mata dana Proyek pemeliharaan berkala yang tertera di papan proyek Rp 7 Milyar lebih. Sedangkan panjang jalan dikerjakan hanya 4 Km. Agaknya perlu di pertanyakan. Kalau kami ini sebagai masyarakat biasa, percuma saja ngomong ngotot tidak didengar oleh Pejabat-pejabat yang punya kepentingan, ujar Maryanto (47) thn. Padahal sudah banyak orang-orang yang datang ke sini <melihat proyek jalan ini> yang mengaku wartawan. Tapi sampai sekarang belum pernah terlihat beritanya, keluh Maryanto serius.
Cikgu / Iwan / Selamet / Babel

Related posts