Tim Vipers Polres Tangsel Berhasil Gagalkan Usaha Perampokan di Sebuah Minimarket

Tangsel – Aksi perampokan di sebuah mini market yang terjadi di wilayah Pondok Cabe VI Jl. Lapangan Terbang Layang Rt. 05/02 Kelurahan Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, berhasil digagalkan oleh Tim Vipers Polres Tangsel, Rabu (14/11/2017) dini hari.

Dalam aksinya di Pondok Cabe, para pelaku sempat merusak gembok dan mengangkut barang – barang yang diletakkan di dalam mobil pelaku. Namun kali ini aksi perampokan tersebut kepergok oleh warga bernama Nur Mardiyah (21), yang sekaligus menjadi pelapor aksi pelaku.

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP. Alexander Yuriko menjelaskan kepada awak media, bahwa anggota tim Vipers sedang melaksanakan patroli rutin di sekitar TKP termasuk wilayah Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel.

Ia juga menjelaskan, sekitar pukul 03.30 Wib, anggota tim Vipers saat melintas di wilayah tersebut melihat mobil Daihatsu Xenia Nopol B-1437-SYM berada tepat di depan toko mini market. Melihat gerak – gerik yang mencurigakan, anggota Tim Vipers mendekati dan melihat para pelaku sudah membawa secara estafet barang – barang dari toko ke dalam mobil.

Sebelum melumpuhkan kawanan perampok, aparat sudah mengeluarkan tiga kali tembakan peringatan ke udara. Pelaku bukannya menyerah tetapi langsung melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata tajam.

Menghindari hal yang tidak diinginkan, petugas harus melumpuhkannya dengan upaya tegas terukur dengan menembakkan senjata mengarah ke pelaku dan masing masing mengenai bagian leher sebelah kiri, dada dan kaki,” ungkap Alexander.

Pelaku yang terkena timah panas Tim Vipers Polres Tangsel yaitu Jonni Hutahaean (34) sedangkan tiga lainnya, PP (37), JSS (35), PM (37) behasil diringkus berikut barang buktinya.

Dari kejadian tersebut, kerugian materi ditaksir mencapai 50 juta rupiah. Barang bukti yang disita dari kawanan perampok yaitu 1 (satu) unit mobil Daihatsu Xenia bernopol B-1437-SYM, 2 (dua) buah linggis, 2 (dua) pucuk senjata tajam, 1 (satu) buah rantai, 2 (dua) buah gembok dalam keadaan rusak, 1 (satu) unit decorder CCTV, dan ratusan bungkus karton susu beragam merk, puluhan bungkus rokok beragam merk, serta kosmetik yang juga beragam merk.

Diperkirakan kawanan perampok yang berjumlah empat orang, sudah belasan kali melakukan aksinya, sepanjang 2017.
Para pelaku akan diganjar Pasal 363 dan atau 365 KUHP, dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara. (Uthe)

Related posts