Tutup Tahun Polda Jambi Conference Pers Pencapaian Tahun 2017

Jambi – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi mengadakan konferensi pers tahun 2017. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Siginjai Polda Jambi pada Rabu (27/12). Kapolda Jambi, Brigjen Pol Priyo Widyanto, MM, langsung memimpin kegiatan dengan memaparkan apa yang telah dicapai selama tahun 2017 oleh Polda Jambi.

kiri : Kabiro Jambi (Ahmadi) berfoto dengan Kapolda Jambi, kanan : Kapolda Jambi menyampaikan pidatonya.

Kapolda menyampaikan bahwa kinerja Polda Jambi dapat dilihat dari kegiatan – kegiatan yang dilaksanakan. Pada tahun 2016, Polda Jambi memiliki 10.223 kasus dengan 5.967 kasus yang diselesaikan atau 58,36% tetapi di tahun 2017, Polda Jambi memiliki 9091 kasus dengan 5.555 kasus yang telah diselesaikan atau sekitar 61,10%.

“Pada tahun 2017 terjadi penurunan kasus sebanyak 1.132 kasus atau 11,07%” jelasnya.

Polda Jambi juga telah menangani kasus berdasarkan jenis kasus. Diantaranya yaitu jenis pidana konvensional yaitu pada tahun 2016 sebanyak 9.387 kasus tetapi pada tahun 2017 sebanyak 8.248 kasus. Kasus Trans Nasional sebanyak 648 kasus dan tahun 2017 sebanyak 575 kasus. Kasus kekayaan negara pada tahun 2016 sebanyak 157 dan pada tahun 2017 sebanyak 194 kasus. Dan untuk jenis Kontijensi pada tahun 2016 hanya 1 kasus tetapi pada tahun 2017 sebanyak 7 kasus.

“Polda Jambi telah melakukan pemusnahan narkoba sebanyak 46,36 kg sabu-sabu, 118 kg ganja dan 30.352 butir ekstasi dengan melalui beberapa tahapan pemusnahan,” jelas Kapolda yang telah 8 bulan menjalankan tugasnya di wilayah hukum Provinsi Jambi.

Sebelumnya di tahun 2016, pelanggaran lalulintas sebanyak 58.160 kasus dan prosentase di tahun 2016 mencapai 174% dengan 159.114 kasus dan kerugian materi Rp. 6.135.028.000,-
Selanjutnya di tahun 2017 ini mengalami penurunan sebanyak 80.60% atau kerugian materi sebanyak Rp. 4.945.300.000,-.

“Dan di tahun ini juga 2017, Polda Jambi telah berhasil mengungkap beberapa kasus signifikan di sekitar wilayah hukum Polda Jambi. Beberapa kasus tersebut ada kasus 15 ton daging beku, pengungkapan kasus pembunuhan warga negara asing di Tanjab Barat, ilegal logging, pengungkapan prostitusi online, 34 kasus korupsi dengan 35 orang tersangka, kasus sumber hayati dengan 6 orang tersangka. Polair Polda Jambi, mengungkap baby lobster 38.325 ekor pelaku 3 orang, menggagalkan penyeludupan  barang mewah yang akan dibawa ke Jakarta, menangkap pembunuhan sadis di Tebo, terungkapnya kasus anak hilang di Muara Jambi yang ternyata kasus pembunuhan, penyelundupan barang elektronik di Tanjab Timur dengan 4 orang tersangka.

Kapolda sangat berharap peran media ikut serta menjaga ketertiban dan keamanan dalam pemberitaan.

“Jangan sampai ada berita yang tidak benar sehingga menimbulkan keributan di tengah-tengah mesyarakat Jambi” ungkapnya. (Ahmadi).

Related posts