WARGA SAMBAS TEMAJUK TOLAK ADANYA GUDANG BAHAN PELEDAK

SAMBAS – Menindaklanjuti pengaduan warga desa Temajuk, Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas KALBAR diduga hutan rakyat yang didalamnya ada kawasan sumber air bersih, yang digarap oleh CV. THR untuk gudang bahan peledak, Tim LP- KPK ( Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan) KALBAR , melaksanakan investigasi ke lokasi untuk mengumpulkan bahan keterangan.

Permasalahan yang dilaporkan warga, bahwa ada oknum- oknum yg merusak hutan masyarakat yang selama ini di lindungi dan dijaga, oleh sebab itu hutan tersebut adalah tempat sumber mata air kehidupan masyarakat Desa Temajuk.

Ketua Komda LP KPK Kalbar Syafriudin kepada media NUSANTARA news 86 Jumat 28 Juli 2017 mengatakan hasil pengumpulan bahan keterangan di lapangan akan segera dilaporkan kepada pihak yang berwajib,ungkapnya.

Menurut Syafriudin laporan masyarakat sudah cukup lengkap dengan bukti- bukti dan surat keterangan bahwa masyarakat menolak Gunung Pangi di jadikan tempat tambang andesit dan gudang bahan peledak. Di samping itu juga masyarakat melaporkan tanda tangan mereka di surat SPPT (Surat Peryataan Penyerahan Tanah) itu diduga dipalsukan oleh oknum- oknum yang ingin memiliki lahan Gunung Pangi untuk dijual lagi kepada CV. THR.

“Dari hasil pantuan LP- KPK di lapangan, perusahaan tersebut sudah mulai beraktifitas dari bulan Maret, keterangan itu didapat dari pengawas lapangan yang bekerja di perusahaan CV.THR,”ujar tim LP-KPK KALBAR.

Terpisah, Sekretaris jenderal KOMNAS LP KPK Indranas Gaho,SH,M,, dalam keterangannya kepada awak media NUSANTARA news86 mengatakan bahwa, “Hal ini jelas perkara hukum, apa lagi hutan tersebut terkualifikasi hutan rakyat yang di sana ada sumber kehidupan manusia, hal ini juga terindikasi dengan tindak pidana pemalsuan dokumen, maka ini sudah tidak main- main pelanggaran hukumnya,” ujarnya.

Selanjutnya, Indranas menambahkan bahwa Komisi Nasional LP-KPK, akan selalu mengawal kasus ini hingga ada pertanggung jawaban.‚ÄĚKita sudah arahkan Tim KOMDA LP-KPK KALBAR untuk gerak cepat perkara ini untuk membuat pengaduan kepada pihak penegak hukum di KALBAR,” pungkasnya.

Penulis : PWR.EDDY.SH

Editor & Publish : Eny

Related posts